a rainbow in a box

sehat kuat semangat

ineed-caffeine:

robbaniamalromis:

Milky way. mungkin kau yang tak kesana takkan tau, seakan bentang bintang itu ada di atap kamarmu. Boleh saja kau tunjuk satu untuk sekedar kau bawa pulang.

INI BAGUS ROBBB <3 Mau liat live juga!

suka! banget! x)

(via marisa-sugangga)

di sana rasan-rasan, di twitter rasan-rasan, di chatting rasan-rasan, di tumblr curcol buat nyindir dan rasan-rasan. ah muak.

(via ceritawarnawarni)

this. is. very. true

(Source: felicesuryaatmadja)

Ada seseorang yang masuk, menarik perhatian, lalu pergi seiring kamu melupakannya. Ada seseorang lain yang masuk, menarik perhatian, lalu tinggal bersama kenangan. Ada seseorang lain masuk, lalu pergi, lalu selesai. Aku, yang mana dalam kehidupanmu?

—(via kuntawiaji)

(Source: vanezzs, via kuntawiaji)

Semakin hari saya semakin memahami bahwa kita tidak bisa memaksakan orang lain untuk mencintai diri kita. Tetapi, kita bisa menjadikan diri kita orang yang dapat dicintai.

(Source: kuntawiaji)

#minions #papercraft (Taken with Instagram)

#minions #papercraft (Taken with Instagram)

Heartbreaker

  • E: kon heartbreaker pancene! wes pirang arek sing mbok patahno atine? *nyebutin nama-nama* papat!
  • S: hash hash hash opo seh
  • N: lho iki lak heartbreaker sisan *nunjuk E*
  • M: iyo, heartbreaker kok ngomong heartbreaker
  • E: kate tak sebutno a sopo ae sing tak patahno atine? *senyum-senyum ngeselin*
  • M: kampret! *lempar bolpen*

sms saya untuk kamu, malam tadi

kadang, hidup itu lucu. ada beberapa fase saat saya bisa menertawakan kehidupan saya. saking lucunya, saya sampai heran, inikah caraNya menghibur kita?

bahkan Ia tak hanya menyuguhkan parodi kehidupan. semua pertanyaan dan teka teki pun pasti Ia jawab. entah kapan, di mana, apa, lewat siapa, atau bagaimana.

getir rasanya. ketika satu keping puzzle yang dicari-cari setengah mati, baru ketemu saat kita sudah lupa pernah mencarinya. mungkin sengaja Ia sembunyikan, dan menyerahkannya saat kita siap menyusun utuh puzzle tadi. lucunya, puzzle yang dulu rapi tersusun malah jadi berantakan, atau bahkan hilang semua. hahaha

jadi begini, ada beberapa momen selama setahun ini yang saya rasa sangat membekas, membuat saya tersentak. “Oh, ini yang dia (kamu) maksud”

saya jadi paham, saya jadi mengerti sendiri apa jawaban untuk jutaan tanya dan keheranan saya setahun silam.

sebenarnya saya sedih juga (sedikit), waktu saya ingat pernah disumpah-sumpahi kamu. dan, ya, saya akui sumpah-sumpah itu kena saya sungguhan. entah, di sini saya merasa batas antara kesal dan ungkapan terimakasih itu tipis sekali.

sebenarnya lagi, saya berkeinginan untuk menyampaikan ini langsung. tapi saya tahu, kamu tahu, banyak sekali hal serta keadaan yang tidak bisa menjadikannya demikian.

****, saya minta maaf. salah saya banyak sekali sama kamu.

saya ingat kamu pernah mengecam tidak akan pernah memaafkan saya hingga saya yang merasakan sendiri sakitmu waktu itu. beberapa konspirasi Tuhan dan alam yang pernah saya rasakan setahun ini mungkin bisa jadi penebusan dosa. mungkin.

****, saya minta maaf sekali. ini tulus dari hati. kesadaran saya lama sekali ya? hahaha. saya rasa Tuhan memberikan jawabannya bertahap, jadi mohon dimaklumi.

sekian

Mitha :)